Arti Subhanallah
سُبْحَانَ اللَّهِ · Subhanallah · Maha Suci Allah
Makna kata Subhanallah
Kata subhana berasal dari akar kata sabbaha yang berarti menjauhkan atau menyucikan. Ketika digabung dengan lafaz Allah, maknanya menjadi pernyataan bahwa Allah jauh dan bersih dari segala sifat kurang, dari sekutu, dari keserupaan dengan makhluk, dan dari segala yang tidak pantas bagi keagungan-Nya. Karena itu Subhanallah bukan sekadar ungkapan kagum, melainkan pengakuan akidah yang ringkas.
Dalam bahasa Indonesia, arti Subhanallah paling tepat diterjemahkan Maha Suci Allah. Terjemahan Ya Allah atau Astaga yang sering dipakai dalam percakapan sehari-hari tidak mewakili makna aslinya, meski maksud pengucapnya biasanya baik.
Kapan Subhanallah diucapkan
- Ketika melihat sesuatu yang menakjubkan, seperti pemandangan alam atau kelahiran anak.
- Ketika terkejut atau mendengar kabar yang mengherankan.
- Sebanyak 33 kali setelah setiap salat fardu, bersama Alhamdulillah dan Allahu Akbar.
- Sebagai dzikir bebas sepanjang hari, tanpa batas jumlah.
- Dalam rukuk, dengan lafaz Subhana Rabbiyal Azim.
Keutamaan membaca Subhanallah
Nabi ﷺ menyebut Subhanallah termasuk kalimat yang paling dicintai Allah (Sahih Muslim 2137). Beliau juga bersabda bahwa siapa yang membaca Subhanallahi wa bihamdihi seratus kali dalam sehari, dosanya diampuni walaupun sebanyak buih di lautan (Sahih al-Bukhari 6405). Kalimat ini termasuk al-baqiyat as-salihat, amal kekal yang baik, yang disebut dalam Surah al-Kahf ayat 46.
Cara menghitung 33 kali
Cara paling utama adalah menghitung dengan ruas jari tangan kanan, karena demikianlah yang dicontohkan Nabi ﷺ. Untuk jumlah besar atau ketika tangan sedang sibuk, biji tasbih dan tasbih digital sama-sama dibolehkan mayoritas ulama kontemporer, sebab alat hitung hanyalah sarana menjaga jumlah dan bukan bagian dari ibadah itu sendiri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa arti Subhanallah?
Subhanallah berarti Maha Suci Allah, yaitu penegasan bahwa Allah suci dari segala kekurangan, cacat, dan sifat yang tidak layak bagi-Nya.
Kapan mengucapkan Subhanallah?
Diucapkan ketika takjub atau melihat sesuatu yang menakjubkan, ketika terkejut, dan sebagai dzikir tetap sebanyak 33 kali setelah setiap salat fardu.
Berapa kali membaca Subhanallah setelah salat?
33 kali, dilanjutkan Alhamdulillah 33 kali dan Allahu Akbar 34 kali sehingga genap seratus. Riwayatnya ada dalam Sahih Muslim 597.
Apa beda Subhanallah dan Masya Allah?
Subhanallah menyucikan Allah dari kekurangan dan biasa diucapkan saat takjub atau terkejut. Masya Allah berarti apa yang Allah kehendaki, diucapkan saat memuji nikmat orang lain agar terhindar dari rasa dengki.
Apa keutamaan Subhanallah wa bihamdihi?
Siapa yang mengucapkan Subhanallahi wa bihamdihi seratus kali dalam sehari, dosanya diampuni meskipun sebanyak buih di lautan. Diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari 6405.
Baca juga
Last verified . How we source and cite.